Back To Nature
Senin, 24 April 2017
Rabu, 07 Desember 2016
Minggu, 21 Agustus 2016
hobisfadli - Bandar Lampung | Tokopedia
hobisfadli - Bandar Lampung | Tokopedia: Belanja online aman dan nyaman dari hobisfadli - anda puas ,kami senang "
Rabu, 20 Januari 2016
"Salam Salam Indah Dari Alam"
Jarang orang berpikir dan merenung dibalik sekelumit
kehidupan ini bahwa terdapat jutaan ataupun
miliaran ciptaan Allah yang begitu teratur dan terstruktur. Sehingga begitu
teratur dan terstrukturnya tak ada satupun yang bisa menandingi ciptaannya itu.
Dari mikroskopis sampai makroskopis, dari mikrokosmos sampai
makrokosmos dari yang dzohir sampai batin. Semua begitu terencana sehingga orang yang
memikirkannya takjub dan memujiNya. Dan tahukah anda bahwa ciptaan Allah itu
pun dalam gerak atau diamnya mereka memuji Allah dengan cara mereka sendiri
yang kebanyakan kita tidak tahu.
Salam-salam indah dari alam tak semua orang bisa
merasakannya, hanya orang yang memikirkan dan merenungkannya saja yang dapat
merasakan begitu dahsyat agungnya, begitu indahnya, dan bahkan begitu
romantisnya sehingga kita pun merasa iri dengannya. Iri dengan keteraturan
hidupnya, kemanfaatan hidupnya, keindahan bentuk, keindahan warna, bau bahkan
sampai kerumitannya.
Alam mikrokosmos mengajarkan kepada kita bahwa hidup itu
harus punya orbit, contoh dari alam mikrokosmos itu adalah atom, dalam atom
terdapat 3 komponen yaitu proton electron dan neutron. yang dimana satu diantaranya menjadi pusat
orbit, dan tahukah anda bahwa atom-atom itu bergerak tanpa henti mengelilingi
orbitnya, dan jika salah satu diganggu dari garis edar perputarannya akan
terjadi ledakan, inilah yang menjadi konsep bom pembuatan bom nuklir, karena salah
penembakan electron sehingga electron itu terganggu dari garis orbitnya. Semua
telah menjadi firahnya. Alam makrokosmospun mengajarkan seperti itu dimana
pusat orbitnya adalah matahari dan planet planetlah yang terus tanpa henti
mengelilingi orbitnya, sedikit saja diganggu planet tersebut dari garis edarnya
maka kehancuranlah yang terjadi. Semua taat dan patuh pada garis yang
ditetapkan Allah.
Manusia yang disebut miniatur alam semesta, dewasa ini
ditemukan bahwa didalam diri manusia terdapat godspot yang dengan godspot
tersebut manusia ada kecenderungan terhadap kebaikan. Jadi sejahat apapun
manusia pasti ada kecenderungan terrhadap kebaikan. Dan inipun yang menjadikan
manusia kecenderungan untuk beragama. Jadi dusta kalau ada orang yang mengaku
tidak punya agama. Tidak ada manusia ateis dialam ini karena manusia punya
orbit yaitu Tuhannya dan dia tidak bisa lari dari itu, orang yang berkata
seperti itu hanya tidak mengakui keberadaan Tuhannya.
Dalam tubuh manusia dan tubuh makhluk hidup semuanya
tersusun dari sel. Sel merupakan unit fungsional terkecil dalam makhluk hidup.
Didalamnya terdapat organel-oraganel yang secara taat dan patuh menjalankan
tugasnya masing-masing sehingga membentuk suatu tubuh yang sangat teratur dan
begitu terstrukturnya. Kita tak pernah memikirkan bagaimana tubuh ini dirancang
tumbuh, dirancang hidup, proteksi terhadap rangsangan luar, penghasilan energy
dari proses metabolisme yang terbentuk dari mulai pengambilan oksigen sampai
terjadinya metabolisme dalam sel sehingga menghasilkan ATP dan kita pun dapat
bergerak.
Oksigen yang anda hirup adalah hasil kerja tumbuhan
melakukan proses fotosintesis, fotosintesis bahan dasarnya adalah air dan
Karbondioksida yang bereaksi dengan energy foton matahari sehingga menghasilkan
oksigen. sekali lagi kita tak pernah berpikir bagaimana oksigen itu didapat,
bahkan kita pun tak pernah sadar bahwa kita hidup itu karena adanya oksigen.
dan tak adanya kesadaran itu banyak diantara manusia yang melakukan kerusakan
alam, penebangan pohon pencemaran
lingkungan, buang sampah sembarangan dan lain sebagainya. Kita balas
kebaikan-kebaikan yang diberikan alam pada kita dengan keburukan, kerusakan,
eksploitasi. Sungguh tidak tahu terima kasih manusia ini.
Ada sebuah hadist yang menerangkan bahwa menjawab salam itu
wajib, disini saya menjelaskan bahwa alam dengan sejuta manfaatnya bagi manusia
dengan sejuta keindahan yang terpancar merupakan bentuk salam hangat yang
diberikan alam pada kita sesama makhluk hidup ciptaan Allah. Alangkah naïfnya
manusia jika salam indah yang sampaikan alam kita balas dengan keburukan dan
kerusakan. Seharusnya kita hidup rukun, bersimbiosis mutualisme saling
menguntungkan satu sama lain. Bukankah islam itu rahmatan lil’alamin, disinilah
saatnya aplikasi itu dipakai. Mari kita Sayangi tumbuhan, hewan dan alam
semesta sebagaimana kita menyayangi hak milik kita. Ingatlah sebuah pepatah “
mallayarham laa yurham” siapa yang tidak menyayangi maka tidak akan disayangi,
otomatis siapa yang menyayangi maka akan disayangi. Mari berkasih sayang sesama
makhluk. Mulailah tersenyum pada alam semesta maka alam semesta pun akan membalas
senyum kita, rasakanlah nikmatnya.
Tak pernah cukup pena ini menuliskan semua kebaikan yang
Allah berikan, walaupun seluruh lautan menjadi tintanya dan ranting-ranting
pohon sebagai penanya. “ maka nikmat
Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan !”(Q.S ar-rahman).
Ini hanyalah contoh kecil saja dari kehidupan kita yang
sering dilupakan. Tapi dari yang kecil itulah tumbuh, sebagaimana biji kecil
tumbuh menjadi pohon yang sangat besar. Maka saya kuti perkataan aagym “ mulai
dari hal yang kecil, mulai dari diri sendiri dan mulai dari sekarang”.
Dan akhirnya sampai diujung kalimat saya menyampaikan salam
yang tak tersampaikan dari alam. Penulis dan alam mengucapkan
“Wassalamu’alaikum warahmatullohi wabarokatuh”.
By : Fadli Alamsyah (mahasiswa fak. Tarbiyah jur. Pendidikan
biologi)
Cv: 089628275338
Langganan:
Komentar (Atom)